Read Time:54 Second

loading…

JAKARTA – Sejak dimulainya Operasi Patuh Jaya pada 23 Juli 2020, jajaran Satlantas Polrestro Jakarta Timur telah menindak 335 pengendara yang melanggar rambu lalu lintas. Hal demikian disampaikan oleh Kasat Lantas Polrestro Jakarta Timur, Kompol Telly Bahute.

“Jumlah yang ditindak selama satu minggu sebanyak 285, ditambah sampai siang hari ini ada sekitar 50 ditindak,” kata Telly di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: Hari Kelima Operasi Patuh Jaya, 586 Pengendara di Kota Depok Ditindak)

Operasi Patuh Jaya 2020 yang berlangsung sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara.

“Mayoritas yang melanggar pengemudi sepeda motor, seperti melawan arus, tidak mengenakan helm, baik yang mengemudikan atau dibonceng. Masuk ke jalur Transjakarta,” ucapnya.

Seperti diketahui, wilayah Jakarta Timur sendiri merupakan daerah padat penduduk. Karena itu, wilayah Jakarta Timur menjadi penyumbang pelanggaran lalu lintas cukup banyak.

“Pelaksanaan tilang ini tidak stasioner (penindakan di satu lokasi), tetapi kita hunting (mencari). Di mana pelanggaran yang sudah kasat mata itu yang kami tilang,” ujarnya.

(mhd)



SItus ini ini adalah situs aggregator berita. Artikel asli dimuat disini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
WAJIB BACA  Periksa Daging Kurban, 200 Petugas Dikerahkan ke TPH Jaktim

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *