Read Time:57 Second

loading…

TANGERANG SELATAN – Perbuatan Ansari, warga Dusun Drusah, RT021/005, Kelurahan Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ini sangat kejam.

Dia tega menganiaya istrinya sendiri, yakni Thayyibah yang sedang mengandung anak mereka, hingga keduanya meninggal dunia karena mengalami pendarahan. (Baca juga: Aniaya 2 Penagih Utang, Kakak Beradik Diciduk Polisi)

Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi Minggu 26 Juli 2020 siang, di rumah kontrakan mereka yang dijadikan tempat usaha warung klontong.

“Kejadiannya jam 11.30 WIB, di Jalan Cabe 1, RT005/004, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang,” kata Supiyanto kepada SINDOnews, Miinggu (26/7/2020). (Baca juga: Djarot: PDI-P Serahkan Kasus Penyiksaan Anggota DPRD ke Penegak Hukum)

Diduga, aksi kekerasan dalam rumah tangga itu terjadi akibat seringnya salah paham antarkeduanya. “Jadi istrinya dalam melayani pembeli sering kembaliannya lebih, karena merasa rugi pelaku ribut dan korban ditendang, dipukuli, hingga meninggal dunia. Korban sedang hamil 1 bulan,” tukansya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Jo 351 KUHP tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan telah dijebloskan dalam ruang tahanan Polsek Pamulang.

(mhd)



SItus ini ini adalah situs aggregator berita. Artikel asli dimuat disini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
WAJIB BACA  Hari Kelima Operasi Patuh Jaya, 586 Pengendara di Kota Depok...

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *